Classic Rock Indonesia: Download MP3 Gratis dari PrepalBand

prepal man

Ini adalah lagu classic rock buatan PrepalBand….

Prepal Band adalah sebuah Band indie dari Bandung, berdiri pada bulan Mei 2011, yang serius untuk membuat lagu-lagu yang beraliran Rock dan slow rock klasik. Misalnya, lagu mereka yang berjudul “Melayang”  adalah sebuah lagu yang bernuansa seperti lagu Sweet Child O Mine milik Guns N’ Roses. Mendengarkan lirik lagu ini anda akan teringat pada waktu pertamakali mendapat getaran cinta. Disamping itu ada juga lagu “Bintang” yang liriknya bercerita tentang seorang kekasih yang sedang bersedih dan kehilangan semangat, lalu dengan keberadaan sang jagoan…cahaya cinta bersinar lagi…Lagunya bernuansa Aerosmith nih…

Try it…Nikmati karya mereka …. it’s free!! Lirik lagu mereka juga bisa didapat di sini.

Tahun 2012 ini PrepalBand memberikan MP3 sembilan lagu baru gratis release Januari 2012 , silakan download di:

http://www.reverbnation.com/prepalband

When you fall in love…You best sing your heart  in Classic Rock…We believe it

Keep Classic Rockin Alive …… forever!!

Iklan

Perjalanan dengan angkutan umum from Bandung to Rancabuaya via Cikajang Garut

Singkatnya gini nih…

Hari kamis….Dengan angkutan umum…tidak banyak pilihan jam berangkat dari bandung cicaheum pake elf Powerful jam 3 pagi. Kalo dari leuwipanjang jam 5 pagi di trafficlight ngetemnya. So saya coba berangkat dari garut spy bnyak pilihan…bisa? I dont know…sebuah sumber di terminal memberi info awal demikian.
Elf powerful ini katanya ngetem di leuwi panjang sama di caringin. Elf itu mobil setengah bis besarnya…disebut elf dari mereknya…

Saya pingin sampai tujuan malam atau sore hari….jam menunjuk pukul 11.44. Saya baru sampai bunderan cibiru.

Dengan motor saja kemaren habis 5 jam waktu….gak tau deh dengan umum nih. 7 jam jalan rasanya sudah terlalu optimis untuk berharap.

Di Bunderan cibiru…mudah sekali di waktu pagi siang dan sedikit malem utk bisa menemukan angkutan umum bis atau elf ke Garut. Dari info kenek bis katanya banyak elf ke Rancabuaya dari Bungbulang pada waktu sebelum malam dari Garut. Lets see…

Siang gini…bis 3per4 ini cukup cepat terisi penumpang….membawa suasana positif perjalanan ini…bis berangkat tepat 12.05…macet tentu di wilayah cibiru cileunyi ini…perkiraan jam 2 sampai Terminal Garut. Bis Hago ini masih cukup nyaman…udara ac seger…kursi masih cukup layak…interior juga cukup bersih…dengan tarif 25rb ke garut…Bismillah
Benar2 bagus transportasi Bandung Garut….frekuensi sering hampir tiap jam ada sangat well connected gitulah…kecuali malam banget kayaknya…tentu sangat beda dengan transport dari Garut ke kota kecil di pantai selatan jawa…tapi jauh lebih baik dari transport ke Rancabuaya dari Bandung langsung….itu analisaku

Nyampe dah terminal guntur di garut jam 13.47….ternyata elf ke rancabuaya terakhir jam 12 siang….

Tapi ini ada alternatif ke Bungbulang yang jaraknya 70km dari kota garut lewat Cikajang…dari situ naik ojek ke rancabuaya stengah jam katanya…ok elf ini berangkat langsung ….panas bro…hehe…penumpang baru saya sendiri…pasti elf ini banyak berhenti…mencari penumpang…sepi memang siang ini penumpang ke Bungbulang….jadi agak pesimis juga apa nyampe nggak ke sana…sepertinya banyak objek wisata di rute ke Bungbulang ini…contoh Curug Orok

Dapet info lagi nih…

Dari terminal guntur Garut ternyata elf ke bungbulang terakhir jam 8 malem…barusan kulihat elf Powerful menghampiri…jadi elf Three Boys ku ini harus segera berangkat…14.45 off to bungbulang!

Kalo elf dari Garut ke Cikajang banyak sampe jam 10 malem….jarak 32 km dari Garut.

Siang gini makan banros kelapa enak juga..

Eh..dapet 2 penumpang lagi dah pingin turun lagi karena lama ngetem…fyuhh..jam menunjukkan 14.38…still wait another prospects…apa jam 5 bisa sampai ke bungbulang ? Ongkos garut bungbulang 50rb 

Tapi rutenya pasti rustic..aku lihatin ya…

Elf ini punya keunggulan bodinya kuat bisa ngangkut karung2 hasil pertanian…ditaruh di atas roofrack atau begasi belakang 

Basic dari elf ini adalah mitsubishi fuso diesel

Pengusaha elf ini…walau penumpang 3 biji…tapi tetap diantar ke tujuan…salut dengan usaha mereka…tidak mudah hidup di sini

Sekitar satu jam jalan …jam 15.25…sampai ke pasar Cisurupan…setelah pasar itu ada penampakan jalur kereta api belanda yang sudah non aktif…lihat bekas jembatannya…

Alhamdulillah jam 15.40…ada elf ke Rancabuaya ngetem di pertigaan Papanggungan Cikajang…huyy…aman langsung ke pantai….banyak sudah penumpang di dalam elf ini..

Elf ini berangkat dari Bandung jam 12.00 siang…elf Wanoja dari Caringin pasar. Elf Wanoja ini baru beroperasi 3 bulan yg lalu.

Info kenek…jam 18.30 sampe Rancabuaya.
Jam 16.10 elf ini berhenti untuk memberi kesempatan makan dan mck serta solat di Rumah Makan Wanoja di Cisandaan Pamulihan….bisnis bundling nih…paketan…letaknya di gunung ini bro…pemandangan sip

Di sini …air keluar sendiri dari gunung batu…gratis seumur hidup…bersih dan segar sekali…kusempatkan membasuh muka yang sudah lama merindukan kesucian cinta yang tak kunjung tiba…hawww

Lewat jalur bungbulang ini sekitar 1 jam dari Pamulihan akan ketemu sungai batu yg jernih dan indah sekali

Jam 19.00 sampai di Rancabuaya…

Kesimpulan..

1.Tidak setiap waktu ada angkutan ke Rcb dari Bandung…hanya subuh dan duhur

2.Cukup mahal tarif umum dari Bandung ke Rancabuaya total 100ribu…kalo pake ojek bisa tembus 175 ribu tuh dari Bungbulang ke Rancabuaya…waktu yang dihabiskan 7 jam perjalanan 

3. Angkutan Elf yang beroperasi langsung ke Rancabuaya dari Bandung jam 12.00 standby di Caringin depan pasar serta jam 3 pagi dari cicaheum dan caringin.

Infonya ini bersifat open source jadi bisa di update teman2…wokey?

Wisata Bandung : Gunung Puntang the best camping ground and hiking 

Terletak 30 km dari kota Bandung atau sekitar 3 jam perjalanan. Segarnya air pegunungan akan membuat sejuk hati yang panas karena macet yang menyergap suasana kota. Well…tempat ini cocok buat camping dan hiking…suasana pemandangan dan udara gunung yang segar…membuat otak serasa adem dan bugar lagi. 

Saat ini memang Bandung kota macet…kemanapun anda pergi…disambut macet …macet sudah melingkupi kota ini….tidak terkecuali destinasi gunung puntang ini. Tapi semua itu akan terbayar jika anda sampai ke tempat ini.

Rakyat Curhat tentang harga harga jaman Jkw


Menarik mencermati bagaimana kehidupan sehari hari berputar dan kenyataan hidup anak negeri saat ini. Yang pada intinya, kesalahan memilih pemimpin berbuah pada pemerataan pajak disegala bidang dan hilangnya kemewahan subsidi untuk rakyat yang diperjuangkan oleh pemimpin sebelumnya….your brain really matters.

Ayu khoerunnisaxxx:

Daya beli masyarakat turun, begini contoh kecilnya, Biasa bayar listrik 100rb sekarang jadi 300rb /bulan.

Jadi, anggaran yang biasanya dipake buat beli baju atau keb sekunder lainnya di pake untuk bayar listrik.

So, sekarang mulai mengurangi beli beli yang nggak penting.

Rifki setiawan:

Emang gt mba soalnya menurut pak rizal ramli mantan menko mengatakan pemerintahan jokowi fokus pada infrastruktur pembangunan jd banyak subsidi subsidi pemerintah yang dicabut kayak listrik,, lalu tiket kereta krl juga dicabut shingga ga kerasa pengeluaran trs bertambah… 😂
Martini:

apalagi sy…sblm subsidi dicabut, biasanya msh di bawah 200 di bulan peb..tp dr maret s.d skrg tiap bln naik terus menerus sdh sampai mendekati kisaran 700 ribu.hebat sekali naiknya s.d 200 %…rezim edan…
Niken niken:

Dulu g ky gini bnget ad yg naik y g ky skarang .ap apa mhl listrik biasa 110  eh skrang 250 edan ap .g kira kira kanya d rezim mukidi.
Hj niswarti:

Jangankan listrik.. garam yg biasa cuma 1000rupiah.. sekarang 6000 rupiah…
Arief handoko:

Boro2 belanja ke mall. 

Bayar listrik, bayar air belanja sembako uwes entek gaji

Abu khalid:

Benar sekali mbak, dulu bayar listrik 150rban skarang 400rban
Mukhtar mukhtar

Bukan cuma pembayaran listrik yg naik manum sdh diikuti dgn harga2 kebutuhan lainnya…..sebelumnya jika beli ikan   harga 20 ribu ditempat saya masih bisa bagi2 ke tetangga namun sekarang tdk bisa lagi karena harga tersebut hanya cukup untuk sekali makan dgn anggota keluarga.
Lilis susana

Se7 banget,boro 2 pd mau beli baju buat makan aja susah apa2 mahal biasa bw duit 100 cukup utk ini itu ,sekarang buat beli bumbu dapur aja ,hadeuuuh

Think by james clear

How to Train Your Brain to Think in New Ways

by James Clear
Read this on JamesClear.com
 

You can train your brain to think better. One of the best ways to do this is to expand the set of mental models you use to think. Let me explain what I mean by sharing a story about a world-class thinker.

I first discovered what a mental model was and how useful the right one could be while I was reading a story about Richard Feynman, the famous physicist. Feynman received his undergraduate degree from MIT and his Ph.D. from Princeton. During that time, he developed a reputation for waltzing into the math department and solving problems that the brilliant Ph.D. students couldn’t solve.

When people asked how he did it, Feynman claimed that his secret weapon was not his intelligence, but rather a strategy he learned in high school. According to Feynman, his high school physics teacher asked him to stay after class one day and gave him a challenge.

“Feynman,” the teacher said, “you talk too much and you make too much noise. I know why. You’re bored. So I’m going to give you a book. You go up there in the back, in the corner, and study this book, and when you know everything that’s in this book, you can talk again.” [1]

So each day, Feynman would hide in the back of the classroom and study the book—Advanced Calculus by Woods—while the rest of the class continued with their regular lessons. And it was while studying this old calculus textbook that Feynman began to develop his own set of mental models.

“That book showed how to differentiate parameters under the integral sign,” Feynman wrote. “It turns out that’s not taught very much in the universities; they don’t emphasize it. But I caught on how to use that method, and I used that one damn tool again and again. So because I was self-taught using that book, I had peculiar methods of doing integrals.”

“The result was, when the guys at MIT or Princeton had trouble doing a certain integral, it was because they couldn’t do it with the standard methods they had learned in school. If it was a contour integration, they would have found it; if it was a simple series expansion, they would have found it. Then I come along and try differentiating under the integral sign, and often it worked. So I got a great reputation for doing integrals, only because my box of tools was different from everybody else’s, and they had tried all their tools on it before giving the problem to me.” [2]

What separated Feynman from his peers wasn’t necessarily raw intelligence. It was the way he saw the problem. He had a broader set of mental models.

Image

Richard Feynman teaching physics. (Image source: Unknown)
 

What is a Mental Model?

A mental model is an explanation of how something works. It is a concept, framework, or worldview that you carry around in your mind.

For example, supply and demand is a mental model that helps you understand how the economy works. Game theory is a mental model that helps you understand how relationships and trust work. Entropy is a mental model that helps you understand how disorder and decay work.

Mental models guide your perception and behavior. They are the thinking tools that you use to understand life, make decisions, and solve problems. Learning a new mental model gives you a new way to see the world—like Richard Feynman learning a new math technique.

Mental models are imperfect, but useful. There is no single mental model from physics or engineering, for example, that provides a flawless explanation of the entire universe, but the best mental models from those disciplines have allowed us to build bridges and roads, develop new technologies, and even travel to outer space. As historian Yuval Noah Harari puts it, “Scientists generally agree that no theory is 100 percent correct. Thus, the real test of knowledge is not truth, but utility.”

The best mental models are the ideas with the most utility. They are broadly useful in daily life. Understanding these concepts will help you make wiser choices and take better actions. This is why developing a broad base of mental models is critical for anyone interested in thinking clearly, rationally, and effectively.

The Secret to Great Thinking

Expanding your set of mental models is something experts need to work on just as much as novices. We all have our favorite mental models, the ones we naturally default to as an explanation for how or why something happened. As you grow older and develop expertise in a certain area, you tend to favor the mental models that are most familiar to you.

Here’s the problem: when a certain worldview dominates your thinking, you’ll try to explain every problem you face through that worldview. This pitfall is particularly easy to slip into when you’re smart or talented in a given area.

The more you master a single mental model, the more likely it becomes that this mental model will be your downfall because you’ll start applying it indiscriminately to every problem. What looks like expertise is often a limitation. As the common proverb says, “If all you have is a hammer, everything looks like a nail.” [3]

Consider this example from biologist Robert Sapolsky. He asks, “Why did the chicken cross the road?” Then, he provides answers from different experts.

  • If you ask an evolutionary biologist, they might say, “The chicken crossed the road because they saw a potential mate on the other side.”
  • If you ask a kinesiologist, they might say, “The chicken crossed the road because the muscles in the leg contracted and pulled the leg bone forward during each step.”
  • If you ask a neuroscientist, they might say, “The chicken crossed the road because the neurons in the chicken’s brain fired and triggered the movement.”

Technically speaking, none of these experts are wrong. But nobody is seeing the entire picture either. Each individual mental model is just one view of reality. The challenges and situations we face in life cannot be entirely explained by one field or industry.

All perspectives hold some truth. None of them contain the complete truth.

Relying on a narrow set of thinking tools is like wearing a mental straight jacket. Your cognitive range of motion is limited. When your set of mental models is limited, so is your potential for finding a solution. In order to unleash your full potential, you have to collect a range of mental models. You have to build out your toolbox. Thus, the secret to great thinking is to learn and employ a variety of mental models.

Expanding Your Set of Mental Models

The process of accumulating mental models is somewhat like improving your vision. Each eye can see something on its own. But if you cover one of them, you lose half of the scene. It’s impossible to see the full picture when you’re only looking through one eye.

Similarly, mental models provide an internal picture of how the world works. We should continuously upgrade and improve the quality of this picture. This means reading widely from good books, studying the fundamentals of seemingly unrelated fields, and learning from people with wildly different life experiences. [4]

The mind’s eye needs a variety of mental models to piece together a complete picture of how the world works. The more sources you have to draw upon, the clearer your thinking becomes. As the philosopher Alain de Botton notes, “The chief enemy of good decisions is a lack of sufficient perspectives on a problem.”

The Pursuit of Liquid Knowledge

In school, we tend to separate knowledge into different silos—biology, economics, history, physics, philosophy. In the real world, information is rarely divided into neatly defined categories. In the words of Charlie Munger, “All the wisdom of the world is not to be found in one little academic department.” [5]

World-class thinkers are often silo-free thinkers. They avoid looking at life through the lens of one subject. Instead, they develop “liquid knowledge” that flows easily from one topic to the next.

This is why it is important to not only learn new mental models, but to consider how they connect with one another. Creativity and innovation often arise at the intersection of ideas. By spotting the links between various mental models, you can identify solutions that most people overlook.

Tools for Thinking Better

Here’s the good news:

You don’t need to master every detail of every subject to become a world-class thinker. Of all the mental models humankind has generated throughout history, there are just a few dozen that you need to master to have a firm grasp of how the world works.

Each field has a few mental models that form the backbone of the topic. For example, the pillar mental models from economics include ideas like incentives and economies of scale. In chemistry, it might be the laws of thermodynamics. If you can master the fundamentals of each discipline, then you can develop a remarkably accurate and useful picture of life.

To quote Charlie Munger again, “80 or 90 important models will carry about 90% of the freight in making you a worldly-wise person. And, of those, only a mere handful really carry very heavy freight.” [6]

This article is one of the first in a series I’ll be doing on mental models. I’ve written previously about mental models like entropyinversion, and margin of safety and in the coming months I’ll be focusing particularly on the big models that carry the heavy freight in life.

My goal is to share the most important mental models from a wide range of disciplines in a way that is easy to understand as well as meaningful and practical to the daily life of the average person. More to come soon.

ImageImage

FOOTNOTES

  1. Surely You’re Joking Mr. Feynman! by Richard Feynman. Pages 86-87.

  2. Surely You’re Joking Mr. Feynman! by Richard Feynman. Pages 86-87.

  3. This idea is sometimes called The Law of the Instrument or Man With a Hammer Syndrome. The original phrase comes from Abraham Kaplan’s book, The Conduct of Inquiry: Methodology for Behavioral Science. On page 28 he writes, “Give a small boy a hammer, and he will find that everything he encounters needs pounding.”

  4. With regards to the importance of reading widely, a quote from the wonderful writer Haruki Murakami comes to mind, “If you only read the books that everyone else is reading, you can only think what everyone else is thinking.”

  5. “A Lesson on Elementary, Worldly Wisdom As It Relates To Investment Management & Business” by Charles Munger. Speech at USC Business School. 1994.

  6. “A Lesson on Elementary, Worldly Wisdom As It Relates To Investment Management & Business” by Charles Munger. Speech at USC Business School. 1994.

Enjoy that article? Here are three more things you might like: 

  • Interesting articles: Read my best articles on topics like habits, goal setting, creativity, and productivity.
  • Online course: Master your habits with my best-selling Habits Academy, a self-paced course made for busy people.
  • Keynote speaking: Hire me to speak to your organization or team about habits, leadership, innovation, and motivation.

You can get more of my thoughts on Facebook,Twitter, and Instagram.

Un-subscribe from these emails.

Manage subscriptions

PO Box 181, Westerville, OH, USA 43086

Enjoy this email? Forward it to a friend orclick here to send them a quick email.

Tips for Fans : Cara Aman nonton Sepakbola di stadion … In memoriam Rico Andrean Viking Persib Bandung

Beberapa hari lalu di Bandung ada big match antara Persib dan Persija. Setelah selesai match, ada seorang muda bernama Rico Andrean yang di gebuki bobotoh sampai menemui gerbang akhirat. Rico itu siapa….dia adalah bobotoh juga! 

Penulis baru sadar….ternyata sebuah pertandingan bola ini adalah seperti arena perang antara dua kubu yang bermusuhan. Disimpulkan bahwa beberapa diantara fans tersebut yang datang dengan niat perang untuk membela tim kesayangannya…hanya butuh sedikit ujaran kebencian yang melanggar UU IT terbaru untuk menyulutnya menjadi sebuah anarki berjamaah….

Rico lah korbannya…
Bagi teman yang berniat suci dalam hati…ikhlas ….tanpa tercampuri sedikitpun niat zholim untuk melukai sesama insan yang untuk sekedar hidup saja sudah penuh perjuangan….i have a tips 4 u! 

Hindarkan diri anda sejauh mungkin dari KDRT…kekerasan dalam ring tinju seperti gambar diatas…

Konon tidak cuma fans yang jadi korban….disuatu tempat bahkan pemain ketika selesai pertandingan di timpuk batu besar di punggungnya…hasilnya masuk bed rumahsakit….ini indonesia bung!

Padahal kalo mau berniat perang sebaiknya pergi ke palestina bertempur mengusir yahudi israel…puguh mati masuk surga..

Adalah tanggungjawab saya untuk ikut mendukung orang orang baik ini hidup lebih lama….beranak pinak yang tujuannya memperbanyak populasi orang baik…kira2 demikian lah…

Bagi saya….menonton live di stadion berarti siap untuk bertemu dengan banyak demit (u know demit? Maybe it is jurig the same meaning)

Apa yang penting untuk dilakukan?

Satu…

Well….fans itu menyukai jenisnya sendiri….so pakailah jersey yang sama dengan para fans tersebut….

Itulah yang khilaf dilakukan oleh almarhum Rico….dia gak pakai jersey Persib waktu kejadian….konon situasinya almarhum berusaha melerai perkelahian malah jadi korban karena dikira dari pihak de jek.

Simple memang….tapi yang simple itu bisa menyelamatkan nyawa kita…

Yang kedua….kita harus tahu peta persaingan klub berdarah di negeri kita…contoh:

Persib vs persija

Pss vs Psim

Persebaya vs arema…

Ada lagi?

Yang ketiga…tidak ada salahnya memakai helm motor saat menonton…kepala aman dari lemparan benda benda asing serta aman dari peminjaman oleh orang yang tidak kita kenal…di parkiran hilang maksudnyah

Keren kan bray? Ngomong ngomong apa pertandingan akan di jalakharupat lagi mengingat banyak helm yang berpindah kepemilikan secara tidak sah dan anti konstitusi?

Kalau teman kurang yakin dengan kondisi yg saya sampaikan di atas…simak gambar terbaru pertandingan berdarah Persebaya vs Martapura ini…

Kemampuan kompetisi Sepakbola Timnas U15 U19 U23 Senior Indonesia hari ini

Urun mikir….

Juara sudah didepan mata kawan…saya melihatnya…

Khusus untuk u15 …ketika melawan tim yang berbadan besar seperti Aussie seperti hilang keberanian….belum berani fight ….saya teringat kata jendral Douglas Mac Arthur…kualitas anjing tempur itu tidak dinilai dari besar badannya….tapi dari keberanian melawan dan kemampuan memanfaatkan kelebihan diri serta eksploitasi kelemahan lawan…. Bola itu perang kawan….musuh akan takut atau minimal rusak fokus permainannya menghadapi lawan yang mengganggu….teruskan gangguan itu dengan cara yang legal….tackle…dorong….tempel…apapun selama tidak dikartu

Melihat cara main persepakbolaan timnas saat ini saya cukup yakin belum mampu untuk menjadi nomor satu di Asia Tenggara. Kenapa?

Secara tim permainan belum berjalan baik. Sebabnya adalah timnas tidak terbiasa bermain kolektif. Masih fokus skill individu. Biasakanlah bermain one to one…terlihat sekali passing pemain timnas 50% meleset dan mudah di intersep lawan. Ini memalukan dan sangat kasat mata untuk sebuah tim yang membidik juara Asia. Wahai talenta muda perhatikanlah skill bermain tim yang satu ini….kerjasamalah minimal dengan 1 pemain lain. Jika kerjasama dengan 1 pemain lain sudah baik…dikembangkan jadi tiki taka antar 3 pemain. Dan passing harus 90% akurat tidak boleh miss …itulah yang penulis perhatikan dari tim lawan Espanyol B. Jika pr ini bisa diselesaikan. Mudah bagi timnas mengalahkan Thailand dan Vietnam. Secara tim penulis menilai kerjasama dua tim besar asteng tsb sudah 80 persen baik. Timnas baru 60 persen.

Sisi positif tentu adalah skill individu Timnas yg sudah setara atau lebih baik dibanding tim lain. Bahkan ketika di turnamen Toulon cuma kalah 0~1 dari U20 Brasil….artinya….skill sudah baik.

Sisi lain tentu adalah stamina. Jika permainan tim sudah di kuasai….stamina lebih awet…karena main individu tentu terkuras tenaga sendiri.

Saya sarankan…untuk seleksi timnas dipilih yang akurasi passing 90 persen….

Yang kedua….biasakan timnas bermain berpasangan dengan anggota tim yang terdekat misal striker dengan midfielder. Back dengan kiper dan midfielder….konsep saya…dua pemain timnas berpadu jadi satu. Saya lihat empati anggota tim saat ini masih sering berjuang sendiri tanpa dibantu ketika tim lawan pressing…sehingga sangat mudah terebut bolanya….

Tanpa ini semua….yakin prestasi akan tetap dibawah Thailand dkk

Hal seperti yang saya katakan ini pernah terjadi di jaman Evan Dimas juara Asia mengalahkan Tim Piala Dunia Korea Selatan….3~2 saat itu….

Jika kolektif permainan bisa dibereskan….jangka waktu dekat juara mudah diraih..

Jayalah timnasku… Garuda Asia bukan impian!

Sebuah lagu spesial untuk timnasku…

Trik Bikers : Problem motor atau Mobil mogok karena busi nya mati?

Inilah seni yang saya suka dari mekanik lama….it doesnot have to die when it is dead.

Pertama kali harus dibuka satu persatu busi dari silinder berapa yang mati. Mobil yang masih sehat masih mampu hidup dengan satu busi yang mati.

Setelah ketemu busi yang mati… Lanjut…pecahkan bagian material gelas di pemantik busi itu…lihat gambar. Tidak perlu pecah sempurna….pecah 25persen sudah ok.

Masukkan lagi ke disilinder….dan mobil bisa hidup lagi….

Lumayan jika belum ketemu bengkel.