Old Suzuki A100 Die Hard

Belum terlalu tua utk sebuah kategori vintej. Tapi kenyataan bahwa dia masih memberikan servis di usia yg lebih tua dari pemiliknya adalah sebuah pencapaian yg luar biasa untuk kendaraan yg jadi pesaing berat market Honda CB 100 pada era 1970 an. 

Yes…this is my daily runner. Saat panas…saat hujan deras…she just want to run…mungkin sedikit tersedak…tapi tidak mau mati.

suatu ketika..

Tak sadar busi sudah sangat longgar, baru tahu setelah saya sedikit memperhatikan bagian cop busi agak menonjol ke depan hampir mencium spakbor. Aneh…so saya coba balikkan ke tempatnya…ternyata busi itu kendor..

my poor oldy! You never complain…just keep running…

sayup terdengar…syair cangcuter…

kata orang kau buaya..

bagiku luna maya…hey!

Cerita SOP Desain Motor Insinyur Jepang

Sebuah cerita bgm sebuah motor yg lahir dari keadaan sosial budaya bangsa di Asia Tenggara, wabil khusus di Indonesia.

Pemandangan Mengejutkan Sepeda Motor di Negara Berkembang
Ekspor sepeda motor untuk negara-negara berkembang meningkat secara dramatis selama tahun 1970, yang konsisten dengan pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara. Konsumen di wilayah ini  ingin sepeda motor yg praktis yang bisa menangani beberapa penumpang dan overloading.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pertumbuhan wilayah ini, Honda diekspor model CS90 dengan empat siklus OHC pada bulan Januari tahun 1968, dan kemudian CB100 pada bulan September 1969. Sebaliknya, perusahaan pesaing yang mengekspor dua-stroke, model 100-cc. Karena kurangnya perawatan yang tepat – suatu kondisi yang unik ke bagian dunia – Honda adalah kehilangan tanah untuk produsen lain. Menanggapi, Honda mengembangkan model menampilkan mesin OHV baru, mengekspor sebagai S110 Maret 1973. Masalah sebenarnya, bagaimanapun, tidak begitu mudah dipecahkan.
Pada bulan Mei 1974, untuk melakukan penelitian menyeluruh di pasar yang sebenarnya dalam kondisi dunia nyata, Takeshi Inagaki, yang bertanggung jawab untuk menciptakan sepeda motor untuk negara-negara berkembang, dan Einosuke Miyachi, orang yang bertanggung jawab dari desain, meninggalkan Jepang dari Bandara Internasional Haneda . Mereka menghabiskan waktu sebulan menonton pengguna sepeda motor di kota-kota besar di seluruh Thailand, Malaysia, Indonesia, Filipina, Iran, dan Pakistan. Apa yang mereka lihat, meskipun, melampaui apa pun yang mereka bisa bayangkan.
“Itu biasa untuk melihat seorang anak pada tangki dan istri di belakang, dengan dua hingga empat orang naik bersama-sama,” Inagaki kenang. “Dan beberapa orang dimuat sayuran, ayam, dan babi ke sepeda motor mereka. Saya bahkan melihat sepeda motor penarik gerobak dimuat.”
Situasi agen, juga, benar-benar berbeda dari yang ditemukan di Jepang. Pada saat itu, tanggung jawab utama dealer adalah untuk membongkar dan sepeda motor perbaikan yang tidak dalam kondisi kerja. Pelanggan biasanya membawa sepeda motor mereka hanya ketika mereka telah berhenti berjalan. Oleh karena itu, konsep pemeliharaan rutin benar-benar asing untuk dealer dan pelanggan.
“Mereka terus menggunakan minyak bahkan setelah itu telah berubah menjadi goo,” Inagaki mengatakan, “dan elemen filter kertas pembersih udara akan menjadi padat sebagai dinding kotoran dari semua debu. Rantai berkendara akan mengulurkan ke maksimum panjang disesuaikan, dan yang dipakai dan robek dari memukul kasus rantai. contoh dari penyalahgunaan tersebut terus berlanjut. satu demi satu, kami melihat kacamata kami bahkan tidak pernah membayangkan mungkin dari home base kami di Jepang. ”
Hal demikian jelas bahwa karena struktur kompleks mereka empat siklus, sepeda motor OHC tidak bisa melakukan potensi sejati mereka di negara-negara berkembang, di mana orang mengalami sepeda motor mereka dalam kondisi paling keras dan dealer tidak dapat memberikan layanan yang cukup.
Mengejutkan Sepeda Motor di Negara Berkembang
Ekspor sepeda motor untuk negara-negara berkembang meningkat secara dramatis selama tahun 1970, yang konsisten dengan pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara. Konsumen di wilayah yang ingin sepeda motor praktis yang bisa menangani beberapa penumpang dan overloading.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pertumbuhan wilayah ini, Honda diekspor model CS90 dengan empat siklus OHC pada bulan Januari tahun 1968, dan kemudian CB100 pada bulan September 1969. Sebaliknya, perusahaan pesaing yang mengekspor dua-stroke, model 100-cc. Karena kurangnya perawatan yang tepat – suatu kondisi yang unik ke bagian dunia – Honda adalah kehilangan tanah untuk produsen lain. Menanggapi, Honda mengembangkan model menampilkan mesin OHV baru, mengekspor sebagai S110 Maret 1973. Masalah sebenarnya, bagaimanapun, tidak begitu mudah dipecahkan.
Pada bulan Mei 1974, untuk melakukan penelitian menyeluruh di pasar yang sebenarnya dalam kondisi dunia nyata, Takeshi Inagaki, yang bertanggung jawab untuk menciptakan sepeda motor untuk negara-negara berkembang, dan Einosuke Miyachi, orang yang bertanggung jawab dari desain, meninggalkan Jepang dari Bandara Internasional Haneda . Mereka menghabiskan waktu sebulan menonton pengguna sepeda motor di kota-kota besar di seluruh Thailand, Malaysia, Indonesia, Filipina, Iran, dan Pakistan. Apa yang mereka lihat, meskipun, melampaui apa pun yang mereka bisa bayangkan.
“Itu biasa untuk melihat seorang anak pada tangki dan istri di belakang, dengan dua hingga empat orang naik bersama-sama,” Inagaki kenang. “Dan beberapa orang dimuat sayuran, ayam, dan babi ke sepeda motor mereka. Saya bahkan melihat sepeda motor penarik gerobak dimuat.”
Situasi agen, juga, benar-benar berbeda dari yang ditemukan di Jepang. Pada saat itu, tanggung jawab utama dealer adalah untuk membongkar dan sepeda motor perbaikan yang tidak dalam kondisi kerja. Pelanggan biasanya membawa sepeda motor mereka hanya ketika mereka telah berhenti berjalan. Oleh karena itu, konsep pemeliharaan rutin benar-benar asing untuk dealer dan pelanggan.
“Mereka terus menggunakan minyak bahkan setelah itu telah berubah menjadi goo,” Inagaki mengatakan, “dan elemen filter kertas pembersih udara akan menjadi padat sebagai dinding kotoran dari semua debu. Rantai berkendara akan mengulurkan ke maksimum panjang disesuaikan, dan yang dipakai dan robek dari memukul kasus rantai. contoh dari penyalahgunaan tersebut terus berlanjut. satu demi satu, kami melihat kacamata kami bahkan tidak pernah membayangkan mungkin dari home base kami di Jepang. ”
Hal demikian jelas bahwa karena struktur kompleks mereka empat siklus, sepeda motor OHC tidak bisa melakukan potensi sejati mereka di negara-negara berkembang, di mana orang mengalami sepeda motor mereka dalam kondisi paling keras dan dealer tidak dapat memberikan layanan yang cukup.

Kisah motor tua dan bahan bakarnya

well.. seperti agak far out of mainstream…as always.. but let’s learn together with me…will worth both!

setelah melalui proses riset yg lama serta exhaustive di mbah gugel… saya coba utk sampaikan pada bro pecinta otomotif klasik…

pertanyaan sentralnya adalah :

  1. apakah motor jadul semacam BSA M20 pakai BBM seperti bensin jaman saiki?
  2. apakah bensin jaman kini aman utk motor jadul before 1960 ?

truck petrol old phillips.jpg

Kesimpulan saya adalah :

  1. Motor BSA Jadul memakai bensin atau orjadul bilang “Petrol” yang pada th 1920 an memiliki sifat mudah “knocking” jika terkena tekanan . Dalam waktu tertentu Knocking bisa membuat silinder retak/pecah karena bahan bakar meledak sebelum titik “fire”nya.  So saya lihat rasio kompresi utk BSA M20  M21 adalah 4,9 dan 5,0 !! Saat itu…bensin yg beredar ber oktan 40 sampai 60…compare dg sekarang oktanya pertalite 90. Dan  motor sekarang kompresi 9,0 ke atas jadi pas dg oktan 90 (Lihat kompresi motor CBR 150, dll bro sampai 11,0). Utk menghilangkan “knocking”itu para inventor menemukan “lead” atau timbal saat itu…..peracunan masal…polusi begitulah dari zat beracun ini. sampai sekitar tahun 1970-1980 setelah ditemukan “oktan” pengganti racun dari Timbal/lead. Bensin sekarang tetap sama unsurnya plus zat anti detonasi/Knocking dari campuran zat oktan. sejarah berkata, petrol / gasoline adalah produk sampingan dari penyulingan minyak bumi mentah, (yg bersifat mudah menguap dan mudah terbakar), jadi mereka desain mesin dg rasio kompresi rendah, agar tidak detonasi. Dg hasil power output juga dibawah (lihat horse power motor jadul kecil2 utk cc kecil) , maka dari itu utk dapat power gede, mereka gedein cc . BSA M20 cuma dapat 13 HP  at 4500 RPM dari mesin 500 cc, coba compare dg motor skrg Yamaha Scorpio , 225 cc dapat 19 HP @8000rpm
  2. hasil yg saya pelajari, bensin jaman kini aman utk motor jadul before 1960. Hanya setting pengapian diubah lebih dekat ke titik top dead center piston, karena sifatnya mampu tahan kompresi tinggi ( 9,0 ke atas).

petrol-old-station

Lihat specs BSA M20 M21 dibawah :

BSA MODEL M20 496 Cc SV SINGLE-CYLINDER – year 1939-45 (K-M20 AND W-M20)

BSA M20: Year: 1955 – 61: Engine: Single cylinder, side valve, 4-stroke: Capacity: … 9.6 kW / 13 hp @ 4200 rpm

Engine bore 82 mm
Engine stroke M20 94 mm (500 cc)
Engine stroke M21 112 mm (600 cc)
Petrol tank capacity 3 gallons (sekitar 12 liter)
Oil tank capacity 5 pints (sekitar 3 liter)
Gearbox capacity 1 pint(sekitar 0.5 liter)
Inlet tappet clearance (cold) 0,010 in
Exhaust tappet (cold)  0,012 in
Compression M20 4,9:1
Compression M21 5:1
Tyres 3,25/3,50-19
Piston ring gap 0,008-0,012 in
Piston clearance 0,0035-0,0055 in
Ignition timing 7/16 in BTDC
Magneto point gap 0,012 in
Spark plug gap

0,012-0,018 in

 

Awal abad ke-19 bahan bakar mobil dari sulingan serbuk batubara dan fraksi ringan dari destilasi minyak mentah.

  • Pada tanggal 5 September, 1885, pompa bensin pertama yang diproduksi oleh Sylvanus Bowser dari Fort Wayne, Indiana dan dikirim ke Jake Gumper, juga dari Fort Wayne. Pompa bensin tangki katup kelereng dan plunger kayu dan memiliki kapasitas satu barel.
  • Pada tanggal 6 September, 1892, traktor bertenaga bensin “petrol” pertama, diproduksi oleh John Froelich dari Iowa, telah dikirim ke Langford, South Dakota, di mana ia bekerja Sekitar dua bulan. Itu mesin bensin vertikal tunggal-silinder dipasang pada balok kayu dan  mesin perontok . Froelich Tractor membentuk Perusahaan Waterloo Mesin Bensin , yang kemudian diakuisisi oleh John Deere .
  • Pada tanggal 11 Juni 1895, AS  buat paten pertama untuk mobil bertenaga bensin dikeluarkan untuk Charles Duryea dari Springfield, Massachusetts.
  • Pada awal abad 20, perusahaan minyak yang memproduksi bensin sebagai distilat sederhana dari minyak bumi.
  • Selama 1910-an, hukum melarang penyimpanan bensin di properti perumahan.
  • Pada tanggal 7 Januari 1913, William Meriam Burton menerima paten untuk proses Crack untuk mengkonversi minyak bensin.
  • Pada tanggal 1 Januari 1918, AS pertamakali memulai pipa bensin mengangkut bensin melalui pipa tiga inci lebih dari 40 mil dari Salt Creek ke Casper, Wyoming.
  • Charles Kettering mesin pembakaran internal dimodifikasi untuk berjalan pada minyak tanah. Namun, mesin minyak tanah berbahan bakar mengetuk/ knocking dan bisa memecahkan kepala silinder dan piston.
  • Thomas Midgley Jr menemukan bahwa penyebab ketukan itu dari tetesan minyak tanah hasil penguapan pada pembakaran. Zat Anti Knocking  diteliti oleh Midgley, yang akhirnya sampai pada tetra ethyl lead/timbal- yang ditambahkan ke bahan bakar/gasoline.
  • Pada tanggal 2 Februari 1923, untuk pertama kalinya dalam sejarah AS etil bensin dipasarkan. Ini terjadi di Dayton, Ohio.
  • Pada tahun 1923, Almer McDuffie McAfee mengembangkan proses crack industri minyak bumi komersial pertama katalitik, metode yang bisa dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipat bensin dari minyak mentah yang dihasilkan oleh metode destilasi kemudian-standar.
  • Pada pertengahan tahun 1920-an, bensin yang beredar adalah dg 40-60 Octane.
  • Dengan tahun 1930-an, industri minyak bumi berhenti menggunakan minyak tanah.
  • Eugene Houdry menemukan catalytic cracking bahan bakar tingkat rendah ke bensin tes yang tinggi pada tahun 1937.
  • Selama tahun 1950, demi kenaikan power mesin, maka terjadi rasio kompresi dan bahan bakar oktan yang lebih tinggi (maybe rasio kompresi 7 ke atas). Peningkatan kadar timbal dan proses pemurnian baru (hydrocracking) Mulai.
  • Pada tahun 1960, Charles Edward Plank dan Rosinski dipatenkan (AS # 3.140.249) katalis zeolit pertama komersial berguna dalam industri minyak bumi untuk catalytic cracking minyak bumi menjadi produk yang lebih ringan seperti bensin.
  • Pada 1970-an, yang Diperkenalkan bahan bakar tanpa timbal.
  • Dari 1970 sampai 1990 timbal telah dihapus.
  • Pada tahun 1990, Clean Air Act yang dibuat perubahan besar pada bensin, memang seharusnya dimaksudkan untuk Menghilangkan polusi.

from :

http://inventors.about.com/od/gstartinventions/a/gasoline_2.htm

 

Membuat Motor Trial , sebuah kalkulasi simpel

trial-hrc-team

tipe moto kross satu ini butuh skill hebat. Lebih ke arah track jalur keras, batu batu besar, jumping, standing, lewati jurang kecil…woww. Boleh disamakan dg bmx nya motor….penuh dg aksi skill tinggi. Tapi tidak begitu berarti jika melewati jalur lumpur sepertinya. That’s why motocrosser hates mud! So…saya prediksi 5 tahun ke depan bakal rame…krn bentuk klasiknya sangat ganteng dibanding cb biasa…dan kemampuan ke gunung…atraksi…sangat menggoda

Ada beberapa hal yg saya pelajari dari desain sebuah motor trial.

  1. Posisi body rider hampir sejajar dg titik tengah roda belakang.Lihat gbr berikut:trial rider positio.jpgposisi spt diatas memudahkan gerakan jumping, karena berat rider lebih tertarik ke belakang roda.Lihat titik tumpu kaki rider pas di depan roda belakang.
  2. Berat total motor trial paling ringan dibanding tipe lain. Saya temui, berat motor trial 70 cc s.d 200 cc antara 70 Kg s.d 90 Kg !  Compare dg motor CB 100 berat 92 Kg, Motor Gl Pro berat 120 Kg, Motor Thunder 125 berat 130 Kg. So motor trial adalah jawara diet berat badan! pastikan berat motor tidak lebih dari 90 Kg saja.
  3. Horse Power Trial tidak terlalu besar, utk ukuran 200 cc saja cukup dg 15 Hp. Bisa pakai basic motor yg umum seperti Cb 100, Gl Pro, Bebek…whatever!
  4. Main rasio gear depan belakang yg besar (Wide ratio). Saya lihat gir rasio motor Trial lebih dari 4.00 . Berarti misal gir depan 12, utk dapat rasio 4 maka gir belakang sekitar 48. Kalau bisa dapat rasio 5 bro!
  5. Ban belakang gambot ukuran 4.00 inch, buat bertumpu saat standing enak , setau saya malah disetel agak kempes pula, jadi tapaknya bisa 5.00 maybe!
  6. kecepatan maksimum 60 km per jam…hahaaa…akibat gir rasio jebot ni bro…siap terima konsekuensi? Emang digunung bisa ya sprint 120 km perjam? Tunjukin ridernya

Analisa simpel :

trial tiger cub.jpg

Kita coba matematik sederhana, misal motor trial Triumph Tiger Cub Trials 200cc.

Berat : 95 Kg

Horse power : 14 HP

Gir Depan: 13 gigi

Gir Belakang : 60 gigi

Cukup data di atas utk itungan simple!

Hitungan 1 :

Rasio gir :  belakang / depan = 60/13 = 4.61 = a

Hitungan 2 :

Horse power x rasio gir = 14 x 4.61 = 64.61 = b

Hitungan 3 :

Berat motor – hitungan 2 = 95 – 64.61 = 30.38 = c

selesai.

sebuah angka 30.38 utk trial jadul tahun 60 an. semakin kecil dari 30 maka Trial akan lebih mudah ber jumping ria! belum dihitung berat rider ya

Sekarang , coba utk trial model baru tahun 1980. Honda TL 125

trial hoda.jpg

Berat : 106 Kg (Plus fuel)

Horse Power Max : 9.3 Hp

Gir Depan : 15

Gir Belakang : 60

H1 = 60/15 = 4

H2 = 9.3 x 4 = 37.2

H3 = 106 – 37.2 = 68.8

68.8 lebih 2 kali dari hitung pertama 30 sekian, analisa saya motor ini agak berat buat jumping2.

Tapi utk sekedar hitungan simpel , angka 30 s.d 60 mungkin cukup memadai.

 

Memilih Ban Motor Trail

Solusi cepat: ambil ban trail type intermediate, buat jalur keras ok, jalur lumpur ok.

Inilah jalan yg akan dilalui motor trail kita :

terrain

Ketika memilih ban, biasa menjadi pertimbangan yaitu awet tidak cepat aus , kemudian juga nempel/traksi ke jalan yg dilalui. Kita ketahui, motor trail melalui jalan yang bermacam-macam, mulai dari pasir, batu keras licin, sampai ke yg lembut yaitu lumpur sawah dg kedalaman 30 cm. Jika kita mau melewati dg sukses, peran ban mjd kunci.

kenda

Secara mudah ada tiga tipe ban moto x :

  1. soft terrain
  2. Intermediate terrain
  3. hard terrain

    Hard Terrain

    track-batu

Tipe hard dipakai ketika melewati jalur yg keras…seperti batu batuan.Type soft adalah utk jalur yang lembut misal lumpur.

pelajari / lihat tipe hard :

hard-terrain-tire

Ban hard terbuat dari bahan yg lebih kaku/keras dan durable , cocok utk melewati tanah keras, batu batu tajam, akar pohon lancip, … tapi kelemahan bila ketemu track pasir, atau lumpur , rumput maka bisa jalan di tempat/ selip .  Tapi ada solusi bro….jika ketemu track pasir bisa dengan kempeskan ban 30% agar tapak menjadi lebar. Ciri lain yg terlihat adalah jarak yg rapat antar “tahu”.

Penggunaan ban bisa utk trial seperti ini :

trials-s

Contoh produk adalah :

Ban trial IRC

 

Soft Terrain

track lumpur.jpg

Yah gampang dong , tinggal dibalik penjelasan yg hard diatas. Beres ya. Utk dipakai pada track yg lembut seperti lumpur, pasir, rumput tebal. Tahu agak renggang, supaya bisa membuang lumpur yg melekat di ban. Bahan terbuat lebih empuk, menjadi masalah jika diantara lumpur itu tersembunyi batu yg tajam, tembus deh bannya.

Intermediate Terrain

Jika males mikir , milih tipe ini  adalah tepat. Versi tengah antara keras dan lembut. Fix. Pilihan yg mudah, track keras dapat, track lumpur okay. Kena batu masih kuat, kena lumpur masih jalan.

Contoh produk adalah Ban Kenda tipe Carlsbad yg cenderung hard, Kenda washougal cenderung soft.

tipe ban Michelin

michelin offroad_position.jpg

Tipe ban Bridgestone

bridgestone applicationchart.jpg

Tipe ban Kenda

Kenda-tire-chart.jpg

Tipe ban IRC

irc chart.jpg

Salam lumpur !!! safe ride brothers!

Triumph T100c Daytona 1969 pushrod problem hack

Old biker shall be resourceful.

Kondisi mesin waktu kmarin berisik banget…ada suara klink klink sesekali saat di gas…tapi mesin masih mau hidup.

ngobrol dg bro komunitas…ada yg bilang biasanya itu dari suara pushrod.

aku buka bagian pushrod ..dan terlihat pushrod kemakan sekitar 3 mm dari panjang normal…inilah yang bikin pushrod keluar jalur dudukannya aku pikir.

So..its time for machining.

aku bikin dari bahan aluminum…beli di pasar besi jatayu…dapet …lalu bikin copy nya sesuai ukuran yg masih bagus. Ujung cap nya dari tembaga dipasang lagi ke yg baru. 

Body yg asli sekitar 6.0 mm…yg aku dapet dari pasar besi 6.5 an…aku gak rubah jadi keliatan lebih besar sebelah pushrodnya tapi tetap masuk jalur oli sedikit.

Oke..terus pasang lagi.

dan hasilnya aku pakai jalan mesinnya dan juga sedikit digaspol…

sekitar 100 km jalan2 sudah dari bulan desember 2016 masih ok.

yup masih terus dicoba…mudah2an lama bertahan dengan diriku..

British only Triumph T100 C twin cylinder. 500cc. 31 Cu. MERIDEN TRIUMPH FACTORY ENGLAND,COVENTRY. CLOSED.