Membuat Motor Trial , sebuah kalkulasi simpel

trial-hrc-team

tipe moto kross satu ini butuh skill hebat. Lebih ke arah track jalur keras, batu batu besar, jumping, standing, lewati jurang kecil…woww. Boleh disamakan dg bmx nya motor….penuh dg aksi skill tinggi. Tapi tidak begitu berarti jika melewati jalur lumpur sepertinya. That’s why motocrosser hates mud! So…saya prediksi 5 tahun ke depan bakal rame…krn bentuk klasiknya sangat ganteng dibanding cb biasa…dan kemampuan ke gunung…atraksi…sangat menggoda

Ada beberapa hal yg saya pelajari dari desain sebuah motor trial.

  1. Posisi body rider hampir sejajar dg titik tengah roda belakang.Lihat gbr berikut:trial rider positio.jpgposisi spt diatas memudahkan gerakan jumping, karena berat rider lebih tertarik ke belakang roda.Lihat titik tumpu kaki rider pas di depan roda belakang.
  2. Berat total motor trial paling ringan dibanding tipe lain. Saya temui, berat motor trial 70 cc s.d 200 cc antara 70 Kg s.d 90 Kg !  Compare dg motor CB 100 berat 92 Kg, Motor Gl Pro berat 120 Kg, Motor Thunder 125 berat 130 Kg. So motor trial adalah jawara diet berat badan! pastikan berat motor tidak lebih dari 90 Kg saja.
  3. Horse Power Trial tidak terlalu besar, utk ukuran 200 cc saja cukup dg 15 Hp. Bisa pakai basic motor yg umum seperti Cb 100, Gl Pro, Bebek…whatever!
  4. Main rasio gear depan belakang yg besar (Wide ratio). Saya lihat gir rasio motor Trial lebih dari 4.00 . Berarti misal gir depan 12, utk dapat rasio 4 maka gir belakang sekitar 48. Kalau bisa dapat rasio 5 bro!
  5. Ban belakang gambot ukuran 4.00 inch, buat bertumpu saat standing enak , setau saya malah disetel agak kempes pula, jadi tapaknya bisa 5.00 maybe!
  6. kecepatan maksimum 60 km per jam…hahaaa…akibat gir rasio jebot ni bro…siap terima konsekuensi? Emang digunung bisa ya sprint 120 km perjam? Tunjukin ridernya

Analisa simpel :

trial tiger cub.jpg

Kita coba matematik sederhana, misal motor trial Triumph Tiger Cub Trials 200cc.

Berat : 95 Kg

Horse power : 14 HP

Gir Depan: 13 gigi

Gir Belakang : 60 gigi

Cukup data di atas utk itungan simple!

Hitungan 1 :

Rasio gir :  belakang / depan = 60/13 = 4.61 = a

Hitungan 2 :

Horse power x rasio gir = 14 x 4.61 = 64.61 = b

Hitungan 3 :

Berat motor – hitungan 2 = 95 – 64.61 = 30.38 = c

selesai.

sebuah angka 30.38 utk trial jadul tahun 60 an. semakin kecil dari 30 maka Trial akan lebih mudah ber jumping ria! belum dihitung berat rider ya

Sekarang , coba utk trial model baru tahun 1980. Honda TL 125

trial hoda.jpg

Berat : 106 Kg (Plus fuel)

Horse Power Max : 9.3 Hp

Gir Depan : 15

Gir Belakang : 60

H1 = 60/15 = 4

H2 = 9.3 x 4 = 37.2

H3 = 106 – 37.2 = 68.8

68.8 lebih 2 kali dari hitung pertama 30 sekian, analisa saya motor ini agak berat buat jumping2.

Tapi utk sekedar hitungan simpel , angka 30 s.d 60 mungkin cukup memadai.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s